DEPOK.PKS.ID – Margonda, Depok (15/12) Pasang target suara dua kali lipat (dari Pemilu 2019) di 2024. DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Depok terus memperkuat infrastruktur partai. Salah satunya, dengan mengadakan Training Orientasi Partai Daerah (TOPDA), di Hotel Bumi Wiyata.

Sekretaris Umum DPD PKS Kota Depok, TM Yusufsyah Putra menjelaskan, TOPDA untuk menjaring kader baru yang akan menjadi bagian dari kader partai berlambang bulan sabit kembar. Agenda kali ini diikuti 100 orang.

“TOPDA untuk memberikan pemahaman kepada para undangan untuk mengetahui visi misi, program-program maupun platformnya,” kata Putra kepada Radar Depok.

Ketua DPRD Kota Depok ini menjelaskan, adapun materi yang diberikan berupa, penguatan Pancasila, UUD, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika dengan pemateri dari Kodim Depok terkait ‘Pertahanan dan Keamanan Bangsa, Wujud Persatuan, UUD, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika’.

Selanjutnya, dari Polrestro Depok dengan ‘Keamanan dan Ketertiban Berbangsa dan Bernegara sebagai Wujud Pelaksanaan NKIR, UUD dan Bhineka Tunggal Ika’. Lalu dari Majelis Ulama Indonesia, memaparkan ‘Peningkatan Keimanan dan Ketakwaan serta Akhlatul Karimah’.

Sementara, dari internal PKS sendiri, menghadirkan Anggota Fraksi PKS DPR RI, Nur Azizah Tamhid yang memberikan pengarahan tentang ‘Jati Diri dan Citra PKS kepada Masyarakat, Bangsa dan Negara’.

TOPDA ini, sambung Putra, akan berlanjut di tiap DPC atau tingkat kecamatan. Sebab, pihaknya memiliki target sebelum Pilkada 2020 dapat menjaring kader atau anggota baru sekitar 600 kader, di mana saat ini PKS Depok memiliki kader sekitar 15.000 orang yang tersebar di tingkat Kota Depok.

“Kami mempunyai target bisa melipatgandakan jumlah kursi yang ada DPRD Kota Depok pada 2024 mendatang,” pungkasnya.

Saat ini jumlah kursi PKS di DPRD Depok berjumlah 12 kursi dari total 50 kursi. Sementara, Pilkada Depok akan digelar pada 23 September 2020 dan pihaknya tengah menggodok lima calon internalnya maju sebagai calon wali kota Depok periode 2021-2026.

Mereka adalah Imam Budi Hartono (Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat), Amri Yusra (Ketua KONI Depok), Moh. Hafid Nasir (Ketua DPD PKS Depok/Anggota DPRD Depok), M. Supariyono (Anggota DPRD Depok), dan T. Farida Rachmayanti, M.M. (Anggota DPRD Depok).

“Lima kader internal ini diminta untuk melakukan sosialisasi guna meningkatkan popularitas dan elektabiltasnya,” kata Putra.

Kelima nama bakal calon wali kota dari unsur Kader PKS tersebut juga diminta untuk membentuk tim pendamping dan tim sukses guna meraih elektabilitas dan popularitas yang tinggi. Dan, mereka telah diputuskan DPW PKS Jawa Barat.

Nantinya nama kelima kader internal ini akan diserahkan juga ke DPP PKS untuk selanjutnya ditetapkan sebagai calon walikota Depok.

Mengenai calon dari eksternal PKS, Putra mengatakan juga akan turut disertakan. Namun, penilaiannya kepada kinerja capaian yang dilakukan oleh Pemkot Depok selama lima tahun ini untuk WaliKota Depok, Mohammad Idris.

“Kami siap mendukung siapapun calon walikota yang ditetapkan DPP PKS,” pungkas Putra.

Sumber: Radar Depok. (2019) : PKS Depok Gojlok 100 Kader Baru. Retrieved Desember, 2019 from http://radardepok.com/2019/12/pks-depok-gojlok-100-kader-baru/