DEPOK — DPD PKS Kota Depok terus memperkuat komitmen dalam membersamai masyarakat rentan dan penyandang disabilitas. Hal tersebut diwujudkan melalui dukungan kepada 12 kader Pelopor disabilitas untuk menghadiri Launching Sahabat Inklusi PKS Jawa Barat (SahabatIN PKS Jabar) 2026 di Bandung, Ahad (30/08/2026).
Ke-12 peserta tersebut merupakan rekan-rekan dari kader Pelopor disabilitas yang berada dalam pembinaan Bidang Pemberdayaan Masyarakat Rentan dan Disabilitas (BPMRD) DPD PKS Kota Depok. Mereka mengikuti kegiatan yang digelar oleh Bidang Pemberdayaan Masyarakat Rentan dan Disabilitas DPW PKS Jawa Barat sebagai ruang untuk mendapatkan pembekalan, berbagi pengalaman, sekaligus memperluas jejaring dengan sahabat-sahabat disabilitas dari berbagai wilayah di Jawa Barat.

Sebelum keberangkatan, Ketua DPD PKS Kota Depok, Heridianto, turut hadir melepas rombongan. Ia memberikan dukungan sekaligus mendoakan agar perjalanan dan kegiatan yang diikuti dapat memberikan manfaat bagi para kader.
Bagi DPD PKS Kota Depok, keterlibatan kader Pelopor disabilitas dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya untuk memastikan bahwa setiap kader memiliki ruang untuk berkembang, berkarya, dan mendapatkan dukungan sesuai dengan kebutuhannya.
Ketua BPMRD DPD PKS Kota Depok, Imam Musanto, menyampaikan apresiasi kepada Ketua DPD PKS Kota Depok yang telah memberikan fasilitas sehingga 12 kader dapat mengikuti kegiatan di Bandung.
“Alhamdulillah, hari ini kami mendapatkan banyak pemberdayaan, ilmu, sharing, dan pengalaman. Kami membawa 12 orang teman-teman penyandang disabilitas dari Depok untuk mengikuti launching Sahabat Inklusi PKS Jawa Barat,” ujar Imam.
Menurut Imam, para kader disabilitas memiliki tantangan dan ujian masing-masing. Namun, di balik keterbatasan yang ada, terdapat kemampuan dan potensi yang dapat terus digali serta dikembangkan.
“Ternyata banyak sahabat-sahabat kita memiliki bakat yang luar biasa. Ini menjadi potensi yang perlu digali dan dikembangkan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kehadiran PKS dalam pemberdayaan masyarakat rentan dan disabilitas bukan hanya sebatas momentum politik. Lebih dari itu, ada komitmen untuk terus membersamai mereka dalam menjalani kehidupan, memberikan dukungan moral maupun material, serta membuka ruang agar potensi mereka dapat berkembang.
Sementara itu, Heridianto menegaskan bahwa perhatian terhadap masyarakat rentan dan penyandang disabilitas merupakan bagian dari semangat pelayanan yang harus terus dijaga.

Menurutnya, mereka bukan hanya membutuhkan perhatian, tetapi juga kesempatan, dukungan, dan ruang untuk menunjukkan kemampuan yang dimiliki.
“Kita ingin terus hadir dan membersamai. Banyak saudara-saudara kita yang memiliki keterbatasan, tetapi di sisi lain Allah memberikan kelebihan dan potensi yang luar biasa. Tugas kita adalah memberikan ruang, dukungan, dan kesempatan agar potensi itu bisa berkembang,” ujar Heridianto.
Heridianto juga berharap kegiatan Sahabat Inklusi dapat menjadi awal dari semakin kuatnya jejaring pemberdayaan disabilitas di Jawa Barat, termasuk di Kota Depok.
Ia pun mendoakan agar para kader Pelopor yang mengikuti kegiatan tersebut mendapatkan pengalaman dan ilmu yang bermanfaat serta semakin percaya diri untuk berkarya di tengah masyarakat.
“Semoga Allah memberikan kemudahan, kesehatan, dan kekuatan kepada teman-teman semua. Mudah-mudahan kegiatan ini membawa manfaat dan menjadi bagian dari ikhtiar kita untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tuturnya.
Melalui BPMRD, DPD PKS Kota Depok berkomitmen untuk terus membangun lingkungan yang lebih inklusif, memberikan perhatian kepada masyarakat rentan, serta mengembangkan potensi penyandang disabilitas agar dapat berdaya dan mengambil peran di tengah masyarakat.












