DEPOK – Batik bukan sekadar kain dengan beragam motif. Di dalamnya terdapat cerita, keterampilan, serta warisan budaya yang terus diteruskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Semangat itulah yang diangkat Bidang Seni Budaya DPD PKS Kota Depok melalui kegiatan Sapa Budaya: Ngebatik Bareng, yang digelar di Sotaku Hive, Minggu (20/9/2026).
Kegiatan ini menghadirkan pengalaman budaya yang lebih dekat dan interaktif, khususnya bagi generasi muda.
Peserta tidak hanya diajak mengenal batik, tetapi juga menikmati penampilan seni, bernyanyi bersama, berdialog mengenai budaya, hingga mencoba membuat batik secara langsung.
Turut hadir Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Elly Farida, Anggota DPRD Kota Depok Khoirullah, serta Ketua Bidang Seni Budaya dan Ketua Bidang Kepemudaan DPD PKS Kota Depok.
Bunda Elly: Budaya Perlu Didekatkan dengan Generasi Muda
Dalam kegiatan tersebut, Bunda Elly Farida turut mengajak peserta untuk melihat budaya bukan sebagai sesuatu yang jauh atau hanya menjadi bagian dari masa lalu.
Menurutnya, pengenalan budaya perlu dilakukan melalui pengalaman yang menyenangkan dan melibatkan generasi muda secara langsung. Dengan cara tersebut, budaya diharapkan tidak hanya dikenal, tetapi juga tumbuh menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ngebatik bersama menjadi salah satu cara untuk mempertemukan generasi muda dengan proses kreatif di balik sebuah karya budaya.
Khoirullah: Budaya Harus Terus Dihidupkan
Sementara itu, Anggota DPRD Kota Depok Khoirullah turut memberikan perhatian terhadap pentingnya menjaga keberlangsungan budaya di tengah perkembangan zaman.
Menurutnya, kegiatan seperti Sapa Budaya dapat menjadi ruang pertemuan antara generasi muda dengan seni dan budaya lokal. Bukan sekadar mengenalkan, tetapi juga memberikan kesempatan kepada mereka untuk mengalami dan berkarya secara langsung.
Hal tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga agar budaya tetap hidup dan memiliki ruang di tengah masyarakat.
Seni Budaya PKS Depok: Jangan Hanya Kenal, Tapi Mengalami
Ketua Bidang Seni Budaya DPD PKS Depok menekankan bahwa kegiatan Sapa Budaya dirancang agar masyarakat, khususnya generasi muda, dapat berinteraksi langsung dengan berbagai bentuk seni dan budaya.
Melalui kegiatan ngebatik, peserta diajak memahami bahwa sebuah karya budaya lahir dari proses, ketekunan, kreativitas, dan tangan-tangan yang terus menjaga tradisi.
Karena itu, kegiatan tersebut tidak berhenti pada pengenalan teori. Peserta mendapatkan pengalaman langsung melalui paket ngebatik yang telah disiapkan.
Bidang Kepemudaan: Ruang Kreatif untuk Anak Muda
Ketua Bidang Kepemudaan DPD PKS Depok juga melihat kegiatan ini sebagai ruang kreatif yang dapat mempertemukan anak muda dengan budaya dalam suasana yang santai dan menyenangkan.
Menurutnya, pendekatan budaya kepada generasi muda perlu dikemas dengan aktivitas yang relevan dan interaktif. Dengan begitu, anak muda tidak merasa budaya sebagai sesuatu yang kaku, tetapi sebagai bagian dari kreativitas dan kehidupan mereka.
Kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi sekaligus membuka kesempatan bagi anak muda untuk bertemu, belajar, dan berkarya bersama.
Dari Mengenal hingga Membuat Karya
Sapa Budaya Ngebatik Bareng memberikan pengalaman lengkap kepada peserta. Selain menikmati penampilan tari dan bernyanyi bersama, peserta juga mendapatkan snack, makan, transportasi, serta paket ngebatik secara gratis.
Melalui kegiatan tersebut, Bidang Seni Budaya PKS Depok ingin menghadirkan budaya dengan cara yang lebih dekat dan menyenangkan.
Sebab, menjaga budaya tidak cukup hanya dengan mengenal namanya. Budaya akan terus hidup ketika generasi berikutnya mau mempelajari, mengalami, dan meneruskan karya di dalamnya.










