Home Kabar Depok Heridianto PKS Depok Takziah ke Empat Rumah Duka, Teguhkan Ukhuwah di Tengah...

Heridianto PKS Depok Takziah ke Empat Rumah Duka, Teguhkan Ukhuwah di Tengah Musibah

Screenshot

Depok — Ketua DPD PKS Kota Depok, Heridianto, mengunjungi sejumlah rumah duka pada Rabu (22/7/2026) sebagai bentuk empati, penghormatan terakhir, sekaligus penguatan kepada keluarga kader dan masyarakat yang tengah berduka.

Pada hari yang sama, keluarga besar PKS Kota Depok kehilangan empat sosok yang memiliki hubungan dengan keluarga besar PKS, yakni:

  • Bapak M. Odang bin Junaedi, ayahanda dari Ibu Kristiana (Kader PKS Depok Kecamatan Cimanggis), wafat pukul 03.50 WIB di RS Atma Jaya Pluit.
  • Bapak Bambang Orianto, ayahanda/mertua dari dr. Farabi, wafat pukul 09.00 WIB di RS Universitas Indonesia (RSUI) Depok.
  • Ibu Siti Nurbadriyah, wafat pukul 12.05 WIB di RS Universitas Indonesia (RSUI) Depok.
  • Bapak Ahmad Sugiharto, suami dari Ibu Izzah Mutia, wafat pukul 14.50 WIB di RS Universitas Indonesia (RSUI) Depok.

Heridianto hadir secara langsung di rumah-rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa, mendoakan para almarhum dan almarhumah, serta memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan.

Menurut Heridianto, takziah bukan sekadar tradisi, tetapi merupakan wujud ukhuwah Islamiyah yang harus terus dijaga, terutama saat saudara-saudara sedang menghadapi musibah.

“Atas nama pribadi dan keluarga besar PKS Kota Depok, kami menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya para almarhum dan almarhumah. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa dan khilafnya, menerima seluruh amal ibadahnya, melapangkan kuburnya, serta menempatkan mereka di tempat terbaik di sisi-Nya.”

Ia juga mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dalam menghadapi ujian tersebut.

“Semoga Allah SWT memberikan kekuatan, kesabaran, keikhlasan, dan mengganti setiap kesedihan dengan pahala yang berlimpah. Kami berharap seluruh keluarga senantiasa berada dalam lindungan dan kasih sayang Allah SWT.”

Heridianto menambahkan bahwa semangat saling membersamai di saat duka merupakan bagian dari nilai-nilai pelayanan dan persaudaraan yang terus dijaga oleh PKS.

“Kehadiran kita mungkin tidak dapat menghilangkan kesedihan, namun semoga mampu menguatkan hati keluarga yang ditinggalkan dan menjadi pengingat bahwa mereka tidak sendiri menghadapi musibah ini,” tutupnya.